Showing posts with label Aksiku. Show all posts
Showing posts with label Aksiku. Show all posts

Wisuda ku....

Sebagai  Penutup tahun pelajaran 2018-2019, KB-TK Yaa Bunayya mengadakan serangkaian acara untuk mengekspresikan dan menumbuhkembangkan bakat dan potensi anak-anak, yang diharapkan dengan acara tersebut juga memberi kesan terakhir yang positif selama di TK Yaa Bunayya dan menjadi tumpuan berikutnya untuk menapaki jenjang yang lebih tinggi.

Namun di tahun ini ada yang berbeda. Menjadi tahun awal pelepasan dengan penuh marhalah qur'an. Dimana acara pelepasan kali ini, setiap kelompok santri memberikan hafalan terbaiknya kepada para wali santri.
Menempuh 2-3 tahun PAUD di Yaa Bunayya, santri balita ini terbiasa melantunkan surat-surat pendek di juz 30. Ini menjadi program baru kami yang sekaligus memantapkan hafalan mereka.

Mendapat Gelar Anugrah yang disematkan di setiap anak akan dipersembahkan pula dari asatidz untuk mereka. Anak-anak yang unik dan sholih-sholihah.
Sayyidina Ali bin Abi Tholib RA. Berkata :
Janganlah kamu sekali-kali meninggalkan generasi lemah sesudahmu, karena boleh jadi tantangan yang dihadapi akan jauh lebih dahsyat”.

Dengan alasan itulah KB-TK Yaa Bunayya menggunakan salah satu cara untuk menguatkan mental-mental positif mereka, sebagaimana yang telah dilaksanakan di tiap tahunnya.
Pelepasan dan Anugrah Gelar Prestasi TK B Yaa Bunayya Surabaya yang di gelar di gedung rektorat PPNS Surabaya ini bertepatan pada hari Sabtu, 27 April 2019.





MENEBAR SENYUM ROMADHAN

Ramadhan sudah menghitung hari, selama 11 bulan penuh kita menanti datangnya bulan penuh berkah ini.
Berbagai macam kegiatan dan aktivitas untuk menyambut bulan mulia ini. Seperti yang dilakukan santri KB- dan TK Yaa Bunayya surabaya Kamis (02/05) kemarin, puluhan santri berangkat dengan mobil antar jemput dan beberapa mobil wali santri menuju berbagai kampus untuk mensyiarkan bulan ramadhan, dan memberi ucapan selamat datang bulan ramadhan.
Seminggu sebelum acara syiar, santri TK yang berusia 4-6 tahun ini bekerjasama dengan para asatidz untuk membuat karya seni berupa bunga dari kertas klobot, untuk kemudian di rangkai dengan kartu ucapan kecil dan diberi plastik supaya kelihatan rapi dan menarik.

Kegiatan syiar tahun ini, kita bekerjasama dengan kampus-kampus besar seperti STAIL, UNAIR dan STIESIA. Untuk santri Kelompok Bermain, di tempat yang dekat dengan lingkungan sekolah, yaitu di SD Luqman Al Hakim Surabaya, SMP dan SMA, serta ke lingkungan yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya. Sedangkan untuk kelompok Taman Kanak-kanak ke kampus UNAIR & STIESIA.

Seperti yang di ungkapakan oleh ketua acara Syiar Ramadhan tahun ini ustadzah masruroh, S. Pd.I, "Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih anak-anak berani dan percaya diri terhadap orang lain serta mengenalkan gebyar dan pentingnya bulan puasa ini bagi umat muslim di seluruh dunia" tuturnya disela-sela menemani santri TK B

Kedatangan santri kami disambut oleh beberapa dosen dan staff  FKH UNAIR serta beberapa mahasiswa. Setelah berbagi souvenir ucapan, santri TK A diajak berkeliling melihat koleksi hewan yang ada di penangkaran kampus. Santri-santri nampak antusias mendengar, melihat, dan beberapa diijinkan untuk menyentuh langsung hewan-hewan yang ada di sana.




Santri TK B sendiri bersyiar ke kampus STIESIA, terletak di JL. Menur pumpungan dengan jarak sekitar 5,5 km dari sekolah kami. Walau jauh, namun tidak menyurutkan semangat santri-santri. Di lingkungan kampus yang asri dan  megah ini, kami disambut dosen dan beberapa karyawan serta mahasiswa yang ramah-ramah. Setelah syiar keliling kampus, saatnya kami kembali ke sekolah tercinta.












FAMILY GATHERING "SEMANGAT MENGISI HARI KEMERDEKAAN BERSAMA KELUARGA"

Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang telah mengaruniakan keluarga dan anak-anak sholeh yang lucu, sehat dan cerdas. Kehangatan dan komunikasi yang positif sangat diperlukan untuk dibangun agar tumbuh karakter-karakter positif dan jiwa-jiwa tangguh berawal dari keluarga.”
Untuk menumbuhkan kehangatan dan komunikasi positif antar ayah bunda dengan putra-putri tercinta, diperlukan kasih sayang yang tulus, cara yang tepat saat diserap anak, dan tauladan yang hanif dari orang tua, sekolah dan lingkungan sehingga putra-putri tercinta dapat senantiasa ter”shibgoh”-terwarnai dengan karakter-karakter positif yang pada akhirnya dapat membangun konsep diri yang positif.

Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI, kami mengajak orangtua dan ananda untuk semakin menjalin komunikasi positif tersebut melalui kegiatan  yang fun dan kompak di Familiy Gathering KB-TK Yaa Bunayya Surabaya.


Tepat setelah satu hari RI merayakan hari jadinya yang ke-73, tanggal 18 Agustus 2018, di Taman Bambo-Keputih-Surabaya, kami menyelenggarakan Family Gathering. Menjadi agenda tahunan kegiatan kami untuk bermain bersama ayah dan bunda serta orangtua lainnya ikut berpartisipasi. Tema yang di usung kali ini adalah "Semangat Mengisi Hari Kemerdekaan Bersama Keluarga" , diharapkan dari kegiatan ini akan terjalinnya ukhuwah di antara sesama keluarga wali santri, menjalin komunikasi positif antara orangtua dan anak, serta mengenalkan even hari kemerdekaan RI ke ananda.


Selain ada game2 seru, dari rumah setiap keluarga diwajibkan untuk membawa bekal dari rumah.  Bukan sembarang bekal yang dibawa, namun bekal ini di tentukan oleh panitia, yaitu Kue Tredisional. Kenapa kue tradisional??? Ada filosofi dan maksudnya. Dewasa ini, anak-anak kita dihadapkan dengan beraneka ragamnya makanan/snack yang siap saji. Aneka cemilan (chiki2) yang menggiurkan dan mengandung banyak MSG atau 5P sudah mengepung. Maka dari itu, kita sebagai lingkungan kedua setelah lingkungan keluarga, semestinya menjadi tameng utama dalam menyediakan makanan yang terbaik untuk mendukung tumbuh kembanga anak-anak kita.




Kue tradisional yang dibawa setiap keluarga harus dikumpulkan ke panitia saat check in awal. Nah, saat waktunya break (istirahat) kue akan dibagikan kembali ke semua keluaga. Tapi antar kue yang dibagi dengan kue yang dibawa dri rumah tadi berbeda. Nah, di sini tantangan selanjutnya. Setiap Keluarga akan ditunjuk (acak) untuk presentasi tentang kue tersebut. Mulai dari namanya, bahannya, dan cara mengolahnya. Baru kemudian kue-kue ini boleh di makan. 

Diakhir acara, panitia menyediakan reward bagi semua keluarga. Pot Bunga Unik.
Unik karena pot bunga ini bertaburan keceriaan, senyuman, ketulusan, dari para orangtua dan anak yang bersama-sama menghiasnya.















Seminar Parenting Bersama bu Ida S. Widayanti

Alhamdulillah, acara seminar parenting tahun ini berjalan dengan lancar.
Semula seminar ini akan di adakan untuk Wali murid KB-TK Yaa Bunayya saja. Namun karena 'eman' materinya yang sangat bagus dan berbobot, atas usulan dari banyak pihak juga, maka kami suguhkan untuk para orangtua dimanapun yang ingin tholabul 'ilmi untuk menjadi orangtua hebat berkarakter. Diadakan pas week end supaya banyak orangtua pekerja bisa ikut bergabung. Tepatnya Sabtu,13 Oktober 2018. Waktu yang ceria untuk menambah dan nge-cange keParentingan.
Target peserta kami hanya 200an peserta, alhamdulillah peserta membludak 250 peserta, yang sudah memadati gedung SMP-SMA Luqman Al-Hakim di lt.4. Acara yang di dampingi moderator Ust. Wida ini di mulai tepat pukul 08.00 WIB, di awali dengan pembacaan ayat Al-Quran Surat Luqman ayat 17-18 yang artinya:
" Hai anakku, dirikanlah sholat dan suruhlan (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang munkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesuangguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah). Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang2 yang sombong lagi membanggakan diri"

Berikut Resume dari beberapa walimurid dan peserta yang datang (kami copas dari FB Yaa Bunayya Surabaya), selamat membaca...:
"Mendidik Karakter dengan Karakter"
Orang Tua...
Ayah dan Bunda...
Mama dan Papa..
Abi dan Ummi...
Pekerjaan yang tidak di rekrut dari jenjang pendidikan. Pekerjaan yang dimulai setelah sang buah hati kita lahir dan akan pensiun jika kita sudah habis masa kerja kita di dunia. Dibandingkan profesi yang lain, profesi orangtua merupakan profesi yang tidak tersiapkan. "Orangtua memberikan pengaruh yang bersifat selamanya untuk sang anak..."
Siapa yang disebut Orangtua..?

-- Ibu---
Zaman dulu seorang Ibu akan berkutat dengan pekerjaan rumah, Anak, dan suami dari terbit matahari hingga terbenam, tapi jaman NOW...? banyak para Ibu yang terkadang sebagian besar waktunya dipakai untuk memegang hp dan gadget sembari menjaga "melihat" sang buah hati.
😉 Ingat! Anak adalah sang peniru ulung yang lebih cepat belajarnya ketika melihat daripada mendengar. Akhirnya sang buah hatipun berbuat demikian. Waktu demi waktu dipakai untuk melihat hp dan gadget. Dan akibatnya...? anak menjadi BLAST
B bored
L lonely
A angry
S stress
T tired
.
Padahal usia anak2 0-4 tahun adalah usia penting yang merupakan masa emas tumbuhnya berbagai kecerdasan baik Intelektual, Emosi dan Spiritual.
Karakter seorang Ibu bisa dilihat dari Ucapan dan Tindakan. Oleh karena itu Pikiran...Perasaan seorang Ibu harus selaras dengan Tindakan dan Ucapannya.

Kadang kita marah dengan suatu hal... Sampai berkata " Kamu anak yang nakal...nggak bisa diam" kadang disertai tarikan ... cubitan dll. Padahal dalam hati dan perasaannya sang Ibu ingin agar anaknya lebih tenang.
Pikiran dan perasaan Ibu sdh benar...tapi kenapa tdk selaras dengan Tindakan dan Ucapannya yang keluar

Wahai para Ibu...ingatlah...Apa yang kita pikirkan...Apa yang kita rasakan.. Apa yang kita Lakukan...Apa yang kita ucapkan...Semua itu adalah DOA...

Oleh karena itu Ibu harus memiliki Emosi yang Tenang..Sehingga ucapan dan tindakan yang keluar adalah bentuk komunikasi yang bermutu dan efektif untuk membentuk karakter sang anak. Karena "karakter itu bukan dilahirkan tapi karakter itu dibentuk"
Karakter Ibu yang baik akan menciptakan karakter anak yang baik pula.

--- Ayah---
Ayah....adalah pekerjaan laki2 utama. Porsi komunikasi Ayah dan anak harusnya jauh lebih banyak dibandingkan sang Ibu.
Seperti yang digambarkan dalam AL Quran. Ayat yang menyebutkan tentang komunikasi antara Ayah dan Anak lebih banyak...yakni sebanyak 14 dialog. Dibandingkan sang Ibu dan anak yang hanya 2 dialog.

Maka Ayah..Pekerjaanmu diluar bukanlah pekerjaan utama. Itu semua hanya pekerjaan sampingan.
Komunikasi Ayah dan Anak harus didukung oleh
📚Mimik, Jaga tatapan agar terjadi kontak mata, dan ekspresi yang baik, penuh atensi.
📚 Gestur, Jaga bahasa tubuh sehingga tidak kaku dan angkuh. Usahakan mata kita selevel dengan anak.
📚 Suara, Gunakan prinsip THE LOWER THE STRONGER

Agar nasehat bisa di dengar, semakin rendah suara maka pengaruhnya akan semakin kuat .
Seperti nasehat Luqman untuk anaknya yang diukir indah di Al quran

Maka, para orangtua...!!! Camkan! Apa yang kita ucapkan, rasakan, pikirkan dan diusahakan adalah DOA. Oleh karena itu selalu ucapkan, rasakan, pikirkan dan usahakan apa yang kita INGINKAN.
Itulah sebabnya bagi para ayah mulai sekarang jangan pernah ABAIKAN lagi peran kepengasuhan anak, sehingga dapat mencetak generasi yang berkarakter.

BERMAIN YANG BERMUTU




TAMAN YANG PALING INDAH
HANYA TAMAN KAMI
TAMAN YANG PALING INDAH 
HANYA TAMAN KAMI
TEMPAT BERMAIN,
BERTEMAN BANYAK,
ITULAH TAMAN KAMI
TAMAN KANAK-KANAK....

Sepenggal lagu ini menggambarkan bagaimana seru dan asyiknya bermain di Taman.
Ya,, Taman bermain yang disebut Taman Kanak-Kanak,,
Taman bermain yang diciptakan dg apik dan menjadi tempat bermain yang bisa digunakan sambil belajar. Belajar apa saja, karena jika anak-anak mendapatkan pengalaman bermain yang menyenangkan baik dengan benda, teman, atau orang dewasa di sekelilingnya, maka hal ini dapat mendorong anak-anak berkembang baik fisik, emosi, kognisi atau pola pikir dan sosialnya .

Namun, Taman Kanak-kanak sekarang ini banyak yang sudah bergeser fungsinya dari yang seharusnya.
Taman Kanak-kanak yang beralih menjadi Sekolah pra SD dan tidak mengutamakan lagi arti Bermain sambil Belajar, Belajar seraya Bermain.
Taman kanak-kanak yang menyamakan mereka dg tingkat SD untuk menstimulasi anak-anak.
Padahal lingkungan Taman kanak-kanak yang bermutu tinggi untuk anak usia pra sekolah harus mengandung tiga jenis bermain yaitu bermain sensorimotor, bermain peran, dan bermain pembangunan.
  1. Bermain sensorimotor maksudnya adalah anak usia dini belajar melalui inderanya dan melalui hubungan fisik dg lingkungan mereka. Kebutuhan sensorimotor anak akan terpenuhi ketika mereka diberi kesempatan untuk bergerak secara bebas, bermain di halaman, di lantai, di meja, di kursi. Kebutuhan bermain sensori bisa dilakukan di indoor maupun outdoor. Kedua jenis lingkungan ini membuat anak berhubungan dengan beberapa jenis tekstur (halus, kasar) dan nantinya akan berpengaruh dengan berbagai kemampuan anak seperti konsentrasi agar fokus ketika belajar, persepsi visual agar mampu mengelola informasi dari penglihatan, dan ketrampilan motorik kasar maupun halus.
  2. Bermain peran adalah permainan umum yang sering kita lakukan, biasanya  kita menyebutnya main pura-pura. Selain membuat anak bisa membayangkan masa lalu atau masa depan (misal anak seolah-olah mempratikkan cara ibunya memasak, dimasa depan ingin jd dokter, dsb), bermain peran  juga bisa mengembangkna kreatifitas, daya ingat atau hafalan, kemampuan kosa-kata yang banyak, kerjasama kelompok, pemahaman tentang konsep keluarga, pemahaman unsur, emosi yang dirasakan orang dari sebuah peristiwa, kemampuan analisis masalah, konsep bangun ruang atau spasial, dan pengendalian diri ketika berinteraksi dg orang lain.

  3. Bermain Pembangunan, maksudnya adalah anak-anak sedang 'menyusun atau membangun' suatu pola. Ada dua jenis main pembangungan, yaitu pembangunan Cair dan terstruktur. Pembangunan cair dilakukan dengan bahan yang berhubungan dg cairan atau bahan alam seperti air, pasir, cat, krayon, spidol, playdough, dll, sehinggan anak-anak bisa mengolah bahan-bahan tersebut menjadi bentuk yang mereka inginkan. Bermain Pembangunan Terstruktur biasanya menggunakan bentuk yang sudah tersedia seperti balok unit, lego, balok berongga, dan bahan lainnya dimana anak-anak diarahkan utuk meletakkan bahan-bahan tersebut menjadi suatu karya baru. Bermain pembangunan membantu anak untuk mengembangkna ketrampilan yang akan mempengaruhi keberhasilan sekolahnya di kemudian hari, mempengaruhi ketrampilan interaksi dengan teman sebayanya, kemampuan berkomunikasi, kekuatan gerakan motorik halus dan kasar, koordinasi motorik, kemampuan berfikir abstrak, konsep matematika dan geometri, pengetahuan topologi atau tata ruang benda-benda, dan ketrampilan persepsi visual.
 Apa yang perlu kita sediakan di rumah kita, agar berbagai kebutuhan bermain sambil belajar ini terpenuhi?? klik disini



Ke Open House Kami Yuk,,,

Bingung mau memilih sekolah yang tepat untuk buah hati? Ingin mendapatkan wawasan yang mendalam tentang dunia parenting? Seminar parenting bertemakan "Tips Memilih Sekolah yang Tepat untuk Balita" yang akan dihelat pada Sabtu (22/10/2016) oleh KB-TK Yaa Bunayya Surabaya ini bisa menjadi solusi.
Seminar parenting yang merupakan salah satu rangkaian acara Open House KB-TK Yaa Bunayya ini akan dipandu oleh Dr Miftahul Jannah, M. Psi seorang ahli psikologi anak dan dosen Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Humas KB-TK Yaa Bunayya, Nurmazaya Khurin’in, menyampaikan bahwa tujuan diadakannya seminar parenting ini adalah untuk memahamkan masyarakat umum tentang tips-tips dalam memilih pra-sekolah yang tepat bagi Balita. Karena pendidikan untuk anak usia dini, lanjutnya, berbeda dengan anak yang sudah beranjak dewasa atau remaja.

Diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengedukasi masyarakat umum tentang tips memilih pra-sekolah yang tepat buat balita; melatih siswa TK B dalam berentrepreneur dan menghargai hasil karya teman dalam pameran hasil karya,” ujar alumni Pendidikan Guru Taman Kanak-kanak (PGTK) Unesa ini.
Menurutnya, sayang sekali jika acara ini tak diikuti. Sebab, selain mendapat ilmu dan wawasan mengenai dunia parenting, peserta yang datang akan diberikan berbagai keisitimewaan; yaitu mendapatkan potongan biaya pendaftaran hingga 50% bagi para orang tua yang ingin menyekolahkan putra-putrinya di KB-TK Yaa Bunayya, mendapatkan Trial Class selama 3 hari, dan juga doorprize yang menarik.
"Kegiatan open house ini juga ada bazarnya, Trading Day TK B juga ada, dan bermain bersama di sentra, serta ada stand pendaftaran dengan banyak promo juga lho," ujarnya.
Khurin, demikian perempuan berkacamata ini biasa disapa, menjelaskan bahwa diadakannya kegiatan trading day adalah dalam rangka mengenalkan enterepeneur secara nyata kepada siswa KB-TK yaa Bunayya, karena, selama ini mereka hanya bermain jual beli di sentra bermain peran besar (makro).
“Nah dengan trading day ini mereka langsung praktik dengan bahan dan uang beneran, melatih menjadi pedagang jujur, plus outing tema tentang kebutuhan jasmani,” terangnya.
Lebih lanjut, perempuan asal Lamongan ini menyampaikan bahwa KB-TK Yaa Bunayya memiliki prestasi yang cukup membanggakan; seperti menjadi tempat studi banding dan observasi lembaga PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang ada di Surabaya. KB-TK Yaa Bunayya juga merupakan rujukan bagi lembaga-lembaga sekolah Yaa Bunayya di daerah-daerah, dan menjadi lembaga PAUD terbaik di Surabaya pada 2015.
"Alhamdulillah, lembaga kami pernah juara 1 mewakili Surabaya dalam lomba PAUD berprestasi ke tingkat provinsi, sehingga PAUD2 sekitar dan khusunya juga Yaa Bunayya se-Indonesia bisa menjadikan kami tempat study banding atau observasi, karena kami juga punya lembaga ILC (Integral Learning Center) sebagai wadah untuk Pembelajaran bagi Guru atau Orangtua" pungkasnya.
(Andre Rahmatullah, Anggota PENA Jatim)

Yuk Berqur ’an..! Raihlah Syafaatnya…!!!


Membaca doa sebelum mengaji

Al-quran merupakan suatu karunia yang terbesar untuk umat manusia. Sebuah petunjuk yang langsung bersumber dari sang kholiqul alam. Keutamaannya menjadi yang utama atas segala keutamaan. Hanya dengan membacanya saja dapat menjadi amalan utama, yang bisa menjadi investasi terbesar kita di akherat kelak.
Doa yang biasanya kita baca setelah selesai mengaji alquran, berisi permohonan kepada Allah, berisi tentang inginnya kita mendapat rahmat melalui Alquran. Diujung doa ini terdapat permintaaan agar Alquran menjadi saksi yang meringankan kita dihadapan Allah. Alquran sebagai sebagai kalamullah bias memberi pertolongan atas izin-Nya. Dalam bentuk syafaat bias menjadi perantarauntuk menolong kita ketika kita mempertanggungjawabkan amal kita di hadapan Allah SWT.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam telah bersabda, yang artinya : 
“Bacalah Al-Quran, kelak ia akan datang di Hari Kiamat memberi syafaat kepada para pembacanya.” (HR. Muslim). 
Siapa yang mengamalkan hukum-hukum Al-Quran, ia akan mendapat syafaatnya, seperti dalam hadits Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam, yang lain yang artinya: “Siapa yang membaca Al-Quran, dimana ia membacanya pada waktu shalat di tengah malam dan siang hari, ia menghalalkan halalnya dan mengharamkan haramnya, maka Allah haramkan daging dan darahnya terkena api neraka, dan akan menjadikannya teman pendamping para malaikat yang mulia dan baik, serta pada Hari Kiamat nanti Al-Quran akan menjadi hujjah (pembela) untuknya.” (HR. Thabrani).
Dengan kita beragama bukanlah kita menghafal kumpulan teori yang jika kita menghafalnya akan mencukupi segala kebutuhan ruhiyah kita, tanpa adanya tindak nyata yang melengkapinya. al-Qur’an tidak akan membawa syafa’at jika semua orang hanya membacanya saja dan tidak menghayati serta mengamalkan isi dari al-Qur’an tersebut. Contoh paling tepat untuk menggambarkan kepribadian Qur’ani yaitu Rasulullah Saw. Istri Rasulullah, Aisyah pernah menceritakan indahnya akhlak Nabi, “Akhlak Nabi adalah al-Qur’an dan beliau adalah al-Qur’an yang berjalan di muka bumi.”
Sesungguhnya, nikmat al-Qur’an ibarat seorang musafir di gurun pasir, yang telah bepergian berhari-hari dengan persediaan air yang sudah habis, yang kemudian menemukan sebuah mata air jernih, dingin, dan segar, lalu ia meneguknya dan meminumnya hingga hausnya hilang, maka teguklah dan basahilah dahaga jiwa ini dengan lantunan indah ayat-ayat cinta Ilahi yang diturunkan kepada kita sebagai makhluk paling sempurna yang diberikan akal oleh Allah untuk berpikir dan meresapi dalamnya nikmat Allah yang terkandung dalam Al-Quran.
 “Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan (tadabbur) ayat-ayat-Nya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran.” (QS. Shad {38}: 29).
Timbal balik dari hal tersebut adalah ketika kita sudah berinteraksi dengan alquran, tidak hanya sebatas mempelajarai, membaca & menghafal alquran saja. Kesempurnaan itu harus meliputi realisasi aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai  bentuk mencukupi kebutuhan ruhiyah, dengan membaca dan menghafal, dan untuk kebutuhan jasmaniah dengan mengamalkan apa yang ada dalam Alquran. Karena syarat dari syafatnya adalah dengan membaca, menghayati, dan mengamalkan alquran dalam kehidupan kita. Selamat mentadaburi dan mengaplikasikan Al-quran dalam kehidupan kita semoga kita peroleh syafaaatnya. Aamiin yaa rabbal alamiin. Wallahu a’lam bishawab

Oleh: Ni’matul khosyiyah – KB TK Yaa Bunayya Surabaya

Membiasakan Pola makan Yang Baik Pada Anak

Bunda, Apakah sekarang ananda sudah saatnya makan dan telah tumbuh menjadi seorang penjelajah? 
Bunda tahu, bahwa bunda harus memimpin permainan agar suapan terakhir berhasil mendarat ke dalam mulut mungilnya, bukan?
Kegiatan Fun Coocking tema Buah
Memang, memberikan makanan pendamping memberikan banyak tantangan seperti bersaing dengan dunia sekitarnya yang lebih menyenangkan untuk ia jelajahi daripada hanya duduk di kursi makan. Selain itu, masalah lainnya adalah ananda nampak selalu curiga dengan makanan yang anda hidangkan dan membuatnya menjadi sangat selektif.
Tantangan-tantangan untuk dapat membuat ananda makan dengan baik sebenarnya dapat dilalui jika bunda mulai mengajarkan tentang kebiasaan makan yang sehat. Pola makan yang bunda tanamkan akan terus ia bawa hingga dewasa. Jadi, mari kita mulai membiasakan mereka dengan pola makan yang baik. Apa sajakah itu?
1. Makan Bersama Keluarga
Kebiasaan ini sangatlah sehat untuk ananda dan juga mengajarkan bahwa waktu makan bersama lebih dari sekedar duduk dan makan. Waktu makan bersama keluarga berarti mematikan TV, membuang Nintendo Wii, dan menghubungkan ikatan keluarga. Ditambah lagi, penelitian menemukan bahwa anak-anak yang memiliki waktu makan bersama keluarga lebih menyukai makan sehat dan membenci junk food – daripada anak-anak yang tidak memiliki waktu makan  keluarga. Jika makan malam terlalu sibuk, carilah waktu lain saat anda libur, seperti hari Minggu siang.

2. Membuat Makanan Sehat
Saat ini adalah saat yang tepat untuk membuat bayi dan balita menyukai makanan bergizi dan membatasi makanan yang tinggi lemak, gula, kolesterol, dan sodium. Apa yang harus bunda siapkan? Fokuskan pada beras merah, daging sapi tanpa lemak, unggas, ikan, olahan susu rendah lemak, sayuran, buah, roti gandum, pasta, dan sereal. Modifikasilah makanan sekreatif mungkin. Dan jangan khawatir jika ananda tidak makan dari setiap kelompok makanan setiap kali makan. Selama anda memastikan ia memiliki diet seimbang secara keseluruhan, ananda akan baik-baik saja.

3. Selalu Tawarkan Jenis Makanan Baru – Meski Ia Terus Menolak
 Jangan berkecil hati jika ananda belum mau makan jenis makanan yang baru bunda kenalkan. Hal itu sering berarti “tidak sekarang.” Penelitian menunjukkan bahwa balita bisa saja memerlukan sepuluh hingga 15 kali penawaran sebelum benar-benar menerima makanan baru. Jadi tidak perlu memaksa, ya bunda. Jika pada awalnya bunda tidak berhasil, cobalah lagi.

4. Perhatikan Isyarat Yang Diberikan Balita Anda
Meskipun Ayah dan Ibu tahu yang terbaik, penting untuk mengakui bahwa ananda memiliki peran yang menentukan kapan mereka makan atau tidak. Beberapa hari ananda bisa makan sangat banyak. Hari-hari lain, ia akan mogok makan. Hal ini sangat normal. Bahkan, bunda akan memberikan ananda pelajaran jika bersikeras tidak makan ketika dia tidak lapar. Ingatlah, bagian dari mengajarkan balita kebiasaan makan yang sehat  adalah dengan membantu ia untuk mengenali kapan ia merasa lapar dan kenyang. Pastikan bunda tahu takaran yang dibutuhkan bunda dan biarkan ia meminta lebih banyak jika ia menginginkannya. Dan yakinlah bahwa jika ananda tumbuh dengan baik, bunda dapat merasa yakin bahwa dia di jalan yang benar.

5. Jadilah Panutan
Ananda ingin melakukan apa yang kita lakukan. Jadi, jika ananda melihat bunda makan ikan dan ayam, biji-bijian, dan banyak buah-buahan dan sayuran, sambil menghindari makanan yang digoreng dan bermutu rendah, dia lebih mungkin untuk mengikuti langkah Anda. Plus, bunda tidak perlu menjelaskan mengapa Ibu bisa makan kue cokelat saat makan malam, sementara anak-anak harus makan sayuran!

6. Tidak Ada Waktu Yang Kaku
Siapa bilang ananda tidak dapat makan sop dan ayam goreng untuk sarapan atau roti gandum untuk makan malam? Selama itu bergizi, tidak peduli kapan ia memakannya. Buatlah kejutan seperti membuat pancake gandum dengan buah untuk makan siang atau nasi dan ayam goreng untuk sarapan. Jika ananda mendapatkan kejutan seperti ini, dia akan lebih dari senang duduk di meja makan.

7. Biarkan Anak Memilih
Balita belajar banyak tentang kemerdekaan. Karena itu, berilah pilihan yang sehat dalam menu bunda. Misalkan dengan menawarkan, “Adik ingin wafel gandum atau roti lapis untuk sarapan?.” Ini adalah salah satu cara agar bunda dapat memanfaatkan keinginannya untuk merasa memiliki kendali dan memastikan ia tetap makan makanan yang sehat.

8. Jangan Simpan Junk Food di Lemari
Keluarkan semua keripik, kue, permen, sereal manis, dan soda dari lemari bunda. Memakan junk food diperbolehkan hanya di acara khusus, seperti pesta. Hal ini mengajarkan ananda bahwa mereka tetap boleh memakan makanan tidak sehat, hanya dibatasi konsumsinya.

9. Jangan Ganti Pekerjaan Menjadi Koki
Bunda ingin membuat makanan yang disukai ananda, tapi bunda tidak membuka sebuah restoran. Jadi, daripada memasak sesuatu hanya untuk ananda, buatlah titik kecil yang ia sukai untuk untuk mencicipi apa yang keluarga makan. Contohnya, sediakan setitik saus tomat di piring. Akhirnya, dia akan mengetahui bahwa jika ia ingin makan lebih banyak, dia akan perlu untuk mulai makan apa yang ada di meja.

10. Jangan Khawatir Jika Balita Hanya Suka Satu Jenis Makanan–Untuk Sekarang
Selama itu bukan permen, tidak apa-apa untuk membiarkan anak Anda menjadi pecinta “satu jenis makanan” seperti balita lainnya. Biasanya tingkah laku ini berumur pendek. Jadi jangan stres: Lanjutkan untuk menyajikan makanan Anda dengan berbagai pilihan sehat, dan terus mengingatkan diri sendiri bahwa hal ini juga akan berlalu, dan ia akhirnya akan mengatasi fase ini. Sementara itu, pastikan rencana makan balita Anda saat ini tidak akan memiliki efek negatif jangka panjang pada kesehatan.

11. Hindari Menyogok Dengan Makanan
Kemampuan yang dilakukan dengan baik–seperti bisa buang air di toilet atau membereskan mainan – memang layak dipuji. Tetapi jika bunda terbiasa menawarkan makanan, seperti cokelat dan permen,  untuk setiap prestasi, bunda akan menyebabkan ananda mengembangkan hubungan emosional yang tidak sehat dengan makanan. Hal ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan makan berlebihan di kemudian hari. Bila bunda ingin membalas kebaikan atau kecerdasan ananda, biarkan dia tahu betapa bunda mencintainya dengan memberinya pelukan dan ciuman. Pelukan dan ciuman  jauh lebih berharga jauh lebih bebas kalori daripada permen.