Sometimes you need advice, Ask a teacher to solve your problems.

Sometimes you need advice, Ask a teacher to solve your problems.

Make a Difference with education, and be the best.

Make a Difference with education, and be the best.

Putting Children First. Preparing Children For Success In Life

Putting Children First. Preparing Children For Success In Life

How you can get top grades, to get a best job.

How you can get top grades, to get a best job.

Kabar Sekolah

Bagaimana Melatih Kepercayadirian Pada Anak

Admin KB-TK Yaa Bunayya sby

Melatih kepercayaan diri pada anak merupakan hal yang tidak mudah, anak tentu saja akan melihat dari pengaruh yang ada di lingkungan sekitar, jika lingkungan yang ada di sekitarnya tidak dapat membuatnya merasa percaya diri pasti anak akan snaat mudah merasa minder, untuk itu meningkatkan rasa percaya diri pada anak meupakan hal yang sangat penting. Rasa percaya diri juga sangatlah penting dalam meningkatkan mental pada diri anak, dan akan sangat mempengaruhi sikapnya di masa depan. untuk itu sebagai orang tua anda harus bisa belajar dan juga mengerti bagaimana cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak. karena hal tersebut tentu akan sangat mempengaruhi kehidupannya kelak. Kebanyakan anak yang merasa minder, pemalu dan takut bisa jadi dipengaruhi dari lingkungannya, padahal sebagai orang tua kita harus bisa mengarahkan anak agar bisa mmeiliki kepercayaan diri, sehingga saat dia dewasa nanti akan sangat mempengaruhi mengenai caranya dalam mengambil sebuah keputusan. untuk itu dalam artikel kali ini kita akan membahas mengenai cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak. diantaranya: 1. Memberikan tanggung jawab pada anak Saat ibu sedang melalukan pekerjaan rumah, ajak anak untuk membantu pekerjaan ibu, dengan cara begitu anak akan merasa bahwa diirnya telah diberikan kepercayaan oleh orang tuanya untuk melakukan suatu pekerjaan sehingga hal ini pun akan sangat mepengaruhi cara meningkatkan percaya diri pada anak. karen anak akan terbiasa diberi tanggung jawab pekerjaan oleh orang tuanya 2. Melakukan komunikasi dengan anak Sebagai seorang anak, pai akan jauh lebih dihargai apalabila orang tua selalu mengkomuniksikan segala hal yang menyengkut anak dan keluarga. Sebagai orang tua kita juga harus mau melibatkan anak dan selalu melakukan komunikasi mengenai hal yang terjadi, sehingga dalam hal ini peran psikologi keluarga akan sangat membantu anak dalam meningkatkan rasa percaya dirinya lebih meningkat 3. Melibatkan anak dalam pengambilan keputusan Ada satu hal yang bisa mmebantu emngembangkan rasa percaya diri anak, yaitu denga sellau mengikut sertakan diirnya dalam mengambil sebuah keputusan, dalam hal ini orang tua haus mau mengikutsertakan anak dalam segala hal yang menyangkut diir anak tersebut, Misalnya saja dalam memilih sekolah lanjutan, ibu atau ayah juga bisa mmeinta saran pada anak, sehingga dalam hal ini anak akan merasa terlibat dalam segala hal yang menyangkut dirinya sendiri, sehingga hal ini dapat melatih rasa kepercayaan diirnya. 4. Mengajari anak banyak pengetahuan Anak yang pandai pasti akan lebih merasa percaya, itu lah yang sering terjadi, untuk itu sedari anak kecil orang tua bisa juga mengajarkan pada anak berbagai pengetahuan. Sehingga nantinya anak juga bisa belajar untuk lebih meningkatkan rasa peraya diri yang ada di dalam diirnya. dengan kepintaran yang dimilikinya anak pun akan lebih merasa percaya diri dibandingkan dengan anak lainnya. 5. Menunjukan kelebihan anak Setiap anak di dunia ini pasti memiliki kelebihannya masing-masing, untuk itu sebagai orang tua kita harus mengetahui kelebihan yang dimiliki oleh anak, sehingga nantinya ank pun akan merasa jauh lebih percaya diir menghadapi dunia, anak yang sadar akan potensi yang ada pada dirinya bahkan akan memiliki rasa percaya diri yang jauh lebih besar ternyata. 6. Mengembangkan bakat yang anak miliki Sebagai orang tua kita pasti mengetahui apa yang disukai oleh anak dan hal apa saja yang tidak disukai oleh anak, untuk itu kita harus mampu mengetahui apa sebenarnya bakat yang dimiliki oleh anak kita, sehingga dari hal tersebut bisa kita kembangkan, nantinya akan sangat berpengaruh pada rasa percaya diri yang dimiliki oleh anak. 7. Bermain dengan anak saat waktu senggang Orang tua yang dekat dengan anak pasti akan snagat mmepengaruhi psikologis dari anak tersebut, sehingga jika kita mengajak anak bermain pada waktu senggang pekerjaan orang tua, pasti akan membuat anak senang, dan anak pun akan semakin merasa percaya diri, karena peran psikologi lingkungan keluarga dalam hal ini snagat mempengaruhinya. 8. Memberi pengertian bahwa rasa syukur sangatlah penting Anak akan mencontoh segala perilaku yang ditunjukan oleh orang tua, untuk itu sebgai orang tua and aperlu memperlihatkan pada anak mengenai pentingnya bersyukur terhadap segala sesuatu atas pemberian yang telah tuhan berikan, dengan begitu juga akan melatih diri anak akan lebih belajar menegani rasa percaya dirinya kelak. 9. Memberikan reward Memberikan reward atau penghargaan pada anak akan mebuatnya merasa jauh lebih percaya diri, sehingga saat anak melakukan hal baik dan juga terpuji anda juga bisa memuji anak, sehingga nantinya anak akan merasa jauh lebih percaya diri. 10. Jangan pernah membanding-bandingkan anak Orang tua mmeiliki peranan yang snaat penting dalam hal pertumbuhan anak, salah satunya untuk cara meningkatkan rasa Sehingga anak akan bisa memutuskan segala sesuatu nya sendiri, untuk itu jangan pernah melakukan kesalahan dengan membanding bandingkan nya dengan anak lain, karena akan sanagt mempengaruhi rasa percaya dirinya. berilah motivasi pada anak, sehingga psikologisnya pun akan berkembang dnegan baik. 11. Jangan pernah memarahi anak di depan umum Biasanya kebanyaakn orang tua, saat sedang ada di tempat umum dan melihat anaknya melakukan kesalahan akan langsung memarahinya langsung di tempat tersebut, tanpa menegurnya terlebih dahulu, padahal hal tersebut tentu saja salah dan akan sangat mempengaruhi psikologisnya, anak akan merasa minder dan kehilangan rasa kepercayaan diirnya, sehingga dalam hal ini orang tua beprlu belajar mengenai pendekatan dalam modifikasi perilaku. 12. Jangan men-judge Menyalahkan anak akan kesalahan yang dilakuaknnya mlaah akan mebuat anak smekainmerasa dirinya tak mampu melakukan hal terpuji, sehingga malah nantinya akan membuat dirinya kehilangan rasa percaya diri pada dirinya sendiri. Inilah keasalahan orang tua yang seringkali tidak disadarinya, sehingg orang tua harus dapat menegur dengan cara yang tepat dan jangan hanya bisa menyalahkan anak saja. 13. Lakukan praktik bukan teori Saat kita ingin melatih mental dan rasa percya diri anak, sebaiknya lakukan teori kepercayaan diri langsung dnegan praktik, jangan hanya melalui teori secara terus menerus. Sehingga anak pun akan melihat dan mempelajari secara langsung apa saja hal yang perlu dilakukannya. lakukan apa yang kita arahkan secara praktik, jangan hanya dengan mmeberikan teori, sehingga secara sendirinya anak akan langsung mepraktikan segala hal tersebut.

Manfaat Bermain Peran

Admin KB-TK Yaa Bunayya sby

Bermain peran bagi anak usia dini menjadi kegiatan yang favorit dan sangat baik untuk perkembangan bahasa dan sosial emosionalnya. Bermain peran juga sangat berguna untuk menanamkan karekter, adab, dan aturan bagi anak-anak. Tak jarang anak-anak membawa alat dapur di ruang tamu, pun sebaliknya. Pernah juga anak-anak berkegiatan makan dan minum di kamar tidur pun begitu sebaliknya. Hal semacam inilah yang wajib dan penting untuk diberikan pijakan, arahan dan bimbingan kepada anak-anak. Bimbingan, arahan dan pijakan tersebut berguna untuk menyadarkan bahwa setiap laku kita, harus bermutu serta bertujuan.
Begitupun dengan pemilihan peran bagi anak-anak, menjadikan moment yang seru dan menegangkan. Peran yang selalu menjadi favorit adalah ayah, ibu, dokter, perawat, chef, adik dan kakak. Namun tak jarang dalam memerankan peran yang dipilih anak-anak belum tepat dengan kegiatan yang seharusnya. Dalam memerankan peran, anak sebetulnya masih dalam tahap mengaplikasikan apa yang dia lihat, apa yang dia dengar dan apa yang dia rasakan. Sehingga sangat wajar anak-anak sangat butuh pijakan dalam setiap bermain peran baik secara individu atsupun kelompok. Pijakan tersebut bertujuan untuk memberikan wacana dan informasi tentang bagaimana dan seperti apa berperan yang tepat dengan peran yang dipilihnya. Seperti hari ini ada salah satu anak yang memilih peran menjadi seorang Ibu, tapi perilakunya mirip dengan perilaku seorang anak kecil mungkin lebih tepatnya peran sebagai adik. Saat kami mengajukan pertanyaan kepadanya tentang apa saja tugas seorang Ibu, anak ini bisa mebjawab dengan tepat tentang tugas tersebut, yaitu menjaga anak-anaknya, biasanya memasak dan menyiapkan keperluan anaknya dan ayahnya (baca: suaminya). Dari segi wawasan anak ini sudah mendapat informasi yang tepat namun dari perilaku sehari-hari bisa jadi belum mendapat contoh yang tepat. Yang membuat terhenyak adalah jawabannya ketika kami memastikan dengan peran yang dipilihnya adalah "Ya ndak apalah... keluarganya berantakan, Ibunya kan masih butuh mengurus dirinya sendiri". Heem... dari hal- hal seperti inilah guru bermain peran mempunyai tugas berat untuk meluruskan pemahamannya. Bahwasannya tugas Ibu adalah menjaga keluarganya yaitu anak-anak dan suaminya. Ketika seorang ibu masih ingin mengurus dirinya sendiri pastikan anak-anaknya dalam kondisi aman dan tidak membutuhkan bantuannya. Selanjutnya adalah tugas utamanya yaitu berbakti kepada suaminya, sehingga perlu memberikan pijakan kepadanya, apakah sudah memenuhi kebutuhan ayahnya (Baca: suaminya) misal saat hendak pergi bekerja, atau saat pagi hari menyiapkan sarapan untuknya dan keperluan yang lainnya.
Secuplik kejadian ini menjadikan tugas berat seorang guru anak usia dini memang bukan kaleng-kaleng. Tugas berat ini akan menjadi titik tolak seorang anak hingga dewasanya kelak. Jika pondasi itu tepat, kuat dan benar, in sya Alloh saat dewasanya akan memetik buah yang pasti ranum, manis dan berkuwalitas. Semoga apapun yang bisa kita wariskan, yang mampu kita tanamkan diusia golden age pada anak usia dini adalah warisan yang mampu kita panen di ysumil ahir, yakni berupa Ilmu yang bermanfaat yang bernilai amal jariah. Sehingga pahalanya akan terus mengalir meski kita sudah tiada. Aamiin-aamiin yaa Robbal Alaamiin. Roemah Inspirasi Bunda Ady syafi Selasa 5 Nov 2019

Kegiatan Meronce

Admin KB-TK Yaa Bunayya sby

Bismillahirrahmanirrahim... Ini kegiatan MERONCE-ku di @kbtkyaabunayyasurabaya Kegiatan ini bertujuan untuk: 1. Melatih klasifikasi bentuk dan warna roncean. 2. Melatih konsentrasi, kreatif, dan kesabaranku. 3. Belajar menyusun dan mengikuti pola (belajar mengikuti aturan) 4. Melatih koordinasi mata dan tangan Ada tahapan MERONCE yang harus dilalui anak. Tahap 1 ๐Ÿ‘‰ Main mengosongkan/mengisi di wadah manik-manik Tahap 2 ๐Ÿ‘‰ Merangkai digunakan untuk main peran (contoh: alat untuk memancing, kalung intuk ibu, dll) Tahap 3๐Ÿ‘‰ Merangkai terus-menerus (Merangkai manik-manik sepanjang penuh tali) Tahap 4 ๐Ÿ‘‰ Merangkai dengan semua warna yang sama Tahap 5 ๐Ÿ‘‰ Merangkai dengan semua bentuk yanh sama Tahap 6 ๐Ÿ‘‰ Merangkai dengan warna dan bentuk yang sama Tahap 7๐Ÿ‘‰ Merangkai dengan bentuk, warna, dan ukuran Tahap 8 ๐Ÿ‘‰ Membuat Pola sendiri Tahap 9 ๐Ÿ‘‰ Membaca pola dari bermacam-macam. Dalam menstimulasi tahapan ini, guru tidak disarankan untuk memberi contoh berupa hasil roncean.

Struktur Kami

  • Dra. Siti FatimahKepala Sekolah
  • Handayani SEKepala Kantor
  • Nur Mayaza Khurin InAdministrasi
  • Ermira HappyHumas
  • Fenny Retno K S.Pd.IWaka Kesiswaan
  • Fifin Wahyu Wulandari S.PdWaka Akademik